Restartid.com – Industri robotika terus mengalami perkembangan pesat, dan salah satu inovasi terbaru datang dari 1X Technologies, perusahaan robotika asal Norwegia. Mereka baru saja memperkenalkan Neo Gamma, robot humanoid berbasis AI yang dirancang sebagai asisten rumah tangga, terutama untuk membantu lansia yang ingin hidup mandiri.
Dibekali dengan teknologi manipulasi visual, Neo Gamma mampu berinteraksi dengan objek di sekitarnya secara cerdas dan fleksibel. Namun, sebelum robot ini benar-benar bisa digunakan secara luas, masih ada sejumlah tantangan yang perlu diatasi.
Neo Gamma: Robot Humanoid dengan Teknologi AI yang Canggih
Dirancang untuk Menjadi Asisten Rumah Tangga
CEO 1X, Bernt Bornich, menyatakan bahwa fokus utama perusahaannya adalah mengembangkan robot untuk kebutuhan domestik, berbeda dari kompetitor seperti Figure, Agility Robotics, dan Apptronik, yang lebih mengembangkan robot untuk sektor industri.
Neo Gamma dirancang untuk bisa membantu berbagai pekerjaan rumah tangga dan mendukung lansia yang ingin tetap hidup mandiri. Agar lebih efektif dalam tugasnya, robot ini dibekali dengan sejumlah teknologi canggih:
- Manipulasi visual berbasis AI → memungkinkan Neo Gamma mengenali dan berinteraksi dengan berbagai benda baru di sekitarnya.
- Sistem kontrol tubuh yang lebih halus → beroperasi pada 100Hz, dengan tingkat kebisingan yang setara dengan lemari es, sehingga tidak mengganggu penghuni rumah.
- Pembelajaran penguatan (Reinforcement Learning) dari data gerakan manusia → membuat Neo Gamma semakin mahir dalam memahami dan meniru gerakan manusia.
- Model bahasa AI untuk percakapan alami → memungkinkan robot ini berkomunikasi dengan manusia secara lebih lancar dan memahami perintah dengan lebih baik.
Dari segi desain, Neo Gamma dilengkapi dengan sendi yang dilindungi penutup lunak, memberikan tampilan yang lebih ramah dan aman saat berinteraksi dengan manusia.
Strategi Unik: Melatih Robot di Lingkungan Rumah Tangga
Salah satu tantangan dalam mengembangkan robot humanoid adalah melatih mereka agar bisa beradaptasi dengan lingkungan manusia.
Menurut Bornich, robot tidak bisa hanya dikembangkan di laboratorium atau lingkungan yang terisolasi, tetapi harus dilatih langsung di rumah yang penuh dengan objek kompleks dan tantangan nyata.
“Agar robot humanoid benar-benar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, mereka harus dikembangkan di tengah manusia, bukan di lingkungan yang terisolasi,” ujar Bornich kepada Maginative.
“Rumah menyediakan konteks nyata dan variasi data yang diperlukan untuk meningkatkan kecerdasan dan kemandirian robot. Di sini, mereka belajar membuka pintu, bergerak hati-hati di sekitar hewan peliharaan, atau menyesuaikan diri dengan lingkungan yang tidak terduga.”
Pendekatan ini memungkinkan Neo Gamma untuk benar-benar memahami bagaimana manusia hidup sehari-hari, sehingga bisa memberikan bantuan yang lebih efektif.
Tantangan Sebelum Neo Gamma Bisa Dipasarkan
Meskipun Neo Gamma memiliki potensi besar, 1X masih menghadapi berbagai tantangan sebelum bisa memasarkan robot ini secara massal.
Beberapa tantangan utama yang harus diatasi meliputi:
- Keandalan teknologi → Neo Gamma harus bisa menjalankan tugas rumah tangga tanpa sering mengalami error atau kegagalan fungsi.
- Keselamatan → Interaksi dengan manusia, terutama lansia, harus benar-benar aman agar tidak membahayakan pengguna.
- Biaya produksi → Pengembangan robot humanoid masih sangat mahal, sehingga perlu solusi agar harga Neo Gamma bisa lebih terjangkau bagi konsumen.
Untuk saat ini, belum ada target pasti kapan Neo Gamma akan dipasarkan, tetapi 1X berkomitmen untuk terus menyempurnakan teknologinya hingga siap digunakan di berbagai rumah tangga.
Masa Depan Robot Humanoid dalam Kehidupan Sehari-hari
Neo Gamma menunjukkan bahwa robot humanoid semakin mendekati integrasi dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya sekadar konsep futuristik.
Jika pengembangan ini berhasil, bukan tidak mungkin robot seperti Neo Gamma akan menjadi bagian dari rumah tangga modern, membantu pekerjaan rumah, menemani lansia, dan meningkatkan kualitas hidup manusia.
Namun, masih perlu waktu untuk memastikan bahwa teknologi ini benar-benar siap digunakan secara luas.
Bagaimana menurut kalian? Apakah robot humanoid seperti Neo Gamma akan menjadi tren di masa depan, atau masih terlalu dini untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?